Popular Searches


Recent Searches


Testimony

Beriklan di Tempat Yang Tepat,  Mendukung Suksesnya Properti Yang  Anda Sewakan

Saya baru saja membeli sebuah unit type studio (20 m2) di Apartemen Margonda Residence Depok dengan maksud akan saya sewakan, sekaligus sebagai investasi keluarga kami.

Serah terima unit dilakukan pada bulan Desember 2008, namun atas saran pengelola, unit milik saya sebaiknya dilengkapi lebih dulu dengan furniture, AC dan TV, karena rata-rata penyewa apartemen menghendaki sewa unit dengan furnish yang sudah lengkap.

Saran pengelola apartemen tersebut telah juga saya lakukan secara bertahap dan akhirnya seluruh furniture. AC dan TV plus Kitchen Set, telah terpasang di unit apartemen saya pada tanggal 10 Januari 2009. Dan setelah itu seperti tetangga unit apartemen yang lain, saya mulai memasang pengumunan di Unit Apartemen bahwa unit ini disewakan. Namun setelah 2 minggu saya tunggu, baru ada 2 orang yang menanyakan dan menawar harga sewa unit tersebut, itupun dengan harga yang keterlaluan murahnya, Rp 800 ribu/bulan !!, padahal pasaran di Apartemen Margonda Residence berkisar Rp 1 juta – Rp 1,4 juta per bulannya.

Perasaan sakit, kecewa dan sedih menyelimuti hati saya dan suami. Bagaimana tidak, setelah melalui proses yang panjang untuk membeli unit apartemen tersebut via KPA dan selama 1 bulan lebih perhatian tercurah untuk memilih-milih furniture yang baik dan cocok, ternyata harga yang diinginkan oleh calon penyewa jauh dari harapan saya (investasi-nya jadi gak match). Terbersit di hati saya dan suami, suatu prasangka buruk bahwa kami telah ditipu oleh mulut manis Marketing Apartemen Margonda Residence.

Sampai suatu ketika di awal Pebruari 2009 (tepatnya hari Minggu, 1 Pebruari 2009) secara tidak sengaja saya bertemu dengan salah seorang pemilik unit Apartemen Margonda Residence yang lain (mohon maaf saya lupa nama ibu tersebut) di kantin yang ada di lingkungan Apartemen. Setelah ngobrol ala ibu-ibu dan sedikit curhat dengan ibu itu, saya disarankan untuk meng-iklan-kan unit apartemen saya melalui internet.

Pada tanggal 2 Pebruari 2009, saran tersebut saya jalankan di mana setelah browsing melalui Google dengan keyword “Sewa Apartemen”, saya  menemukan situs www.sewa-apartemen.net  pada halaman pertama dan terletak di atas. Pikir saya “wah boleh juga situs ini dicoba untuk dilihat, karena cukup eye catching”. Setelah memasuki situs itu dan membuka-buka isinya, serta mencoba membandingkan dengan situ-situs advertising yang lain, saya berkesimpulan situs ini cukup informatif, fokus dan ringkas apalagi biaya pasang iklannya juga murah.

Saya putuskan hari itu juga untuk transfer uang dan meng-iklan-kan unit apartemen saya, lengkap dengan harga sewa yang saya inginkan yaitu Rp 1,1 juta/bulan untuk minimal sewa 3 bulan melalui situs www.sewa-apartemen.net, (harga sewa tersebut telah mempertimbangkan view unit apartemen saya yang kurang baik, namun memiliki kualitas ruangan yang nyaman dan akses lift yang baik). Tidak saya duga ternyata iklan tersebut langsung tayang pada sore hari itu juga.

Dengan harap-harap cemas dan do’a yang selalu terpanjatkan ke hadirat Ilahi, akhirnya selama 3 hari dalam minggu itu, saya sudah ditelpon oleh 4 calon penyewa yang sudah cocok dengan harga sewa yang ada di iklan saya dan keputusan mereka tinggal melihat kondisi unit tersebut. Namun karena waktu luang saya hanya ada pada hari sabtu/minggu, saya membuat janji bertemu dengan mereka pada tanggal 7 dan 8 Pebruari 2009. Saya selalu menanyakan kepada 4 calon penyewa tersebut atas informasi yang mereka dapat, dan 3 orang menjawab bahwa informasi yang didapat adalah dari situs www.sewa-apartemen.net, sedangkan satu orang mengaku mengetahui dari temannya.
 
Akhirnya pada hari Sabtu, 07 Pebruari 2009 ada satu penyewa (datang urutan kedua) yang cocok dan langsung bayar untuk masa sewa 3 bulan. Sebetulnya sih ada 2 penyewa lainnya yang juga cocok, namun karena datangnya lebih lambat maka penyewa yang lebih dahulu yang saya terima sewa-nya. Sedangkan satu calon penyewa (datang urutan pertama) tidak cocok dengan kondisi apartemen saya.

Akhirnya saya boleh bernapas lega, dimana tadinya saya dan suami sudah pesimis bahkan timbul prasangka tidak baik kepada marketing Apartemen Margonda Residence (mohon maaf nich untuk Pak Maryuni), ternyata hanya beriklan dalam waktu seminggu saja di internet, unit apartemen saya sudah laku tersewa dengan harga yang wajar pula.

Pengalaman saya menunjukkan bahwa beriklan di tempat yang tepat akan mendukung suksesnya properti, khususnya apartemen, yang akan Anda sewakan.

Salam,
Ratnasari Lukitaningrum


Ternyata setelah saya memasang iklan via www.sewa-apartemen.net, banyak response dari pembaca iklan. Malah kawan saya yang menjadi broker property merasa heran saya bisa banyak mendapat response, sedangkan dia sendirime masang iklan di surat kabar terkenal dengan biaya cukup mahal berbarengan waktunya dengan saya malah tidak ada yang menelpon sama sekali.
Dalam waktu satu minggu tempat saya sudah diberikan uang tanda jadi.
Terima kasih, sewa-apartemen.net berjasa sekali.

Syarief Suryadi

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Post to MySpace